Saturday, June 15, 2013

kue pepe atau kue lapis sagu

sudah lamaaaa sekali tidak membuat kue lapis. beberapa minggu lalu pengen banget makan kue lapis beras, eh dikasih tetangga. alhamdulillaaaah ... g repot bikin. sebab bikin  cuma sepotong kan susah ya. kan g mungkin ngabisin seloyang :D tetapi di lemari dapur dilihat masih banyak tepung sagu tani. bukan tepung kanji atau tapioka ya. sagu tani setahu saya dibuat dari pohon sagu. sedangkan tapioka atau kanji atau aci dibuat dari sari pati singkong. tekstur akhirnya mungkin mirip tetapi lebih enak dari tepung sagu. 
 
kue pepe atau kue lapis sagu ini katanya khas betawi. tetapi dimana mana ada. mungkin karena manusia juga bergerak kemana mana. terjadi percampuran budaya kuliner karena perkawinan misalnya. atau manusianya berpindah tempat. dipikir pikir, kuliner atau makanan itu punya cerita panjang yang sangat menarik. dari sepotong lapis ini akan bercerita latar belakang resep itu ada, bagaimana dan kapan disajikan, lalu akan terkait juga dengan letak geografisnya dimana makanan itu biasanya ada. yang mudah, lapis dari tepung tapioka tentu karena di daerah tersebut mudah didapatkan singkong. kemudian mereka mengolahnya menjadi berbagai macam makanan. sedangkan di daerah penghasil sagu juga akan memunculkan kreasi makanan dengan bahan dasar sagu, tentu saja. 

kue pepe atau kue lapis sagu
dari majalah SEDAP
bahan :
500 gram gula pasir 
15 lembar daun jeruk dibuang tulangnya dan dicuci bersih
500 ml air
direbus seluruhnya sampai gula larut kemudian dinginkan dan disaring 

500 gram tepung sagu tani
50 gram tepung beras
1 sendok teh garam 
800 ml santan ( saya pakai 200 ml santan instant kotak ditambah air sampai menjadi 800 ml )

tuangi campuran tepung tepungan dengan larutan gula dan santan bergantian dan diaduk sampai menjadi adonan licin 
bisa disaring apabila perlu
kemudian bagian dua adonan tersebut dan diberi dua warna yang berbeda
siapkan loyang 20x20x7 cm alasi plastik dan olesi dengan minyak goreng kemudian panaskan kukusan atau dandang dengan api sedang
letakkan dulu loyang selama beberapa menit didalam dandang yang sudah panas kemudian baru tuang sekitar 100 ml salahsatu warna
kukus selama 5 menit
tuang 100 ml lagi warna lain dan kukus lagi 5 menit
begitu terus bergantian sampai adonan habis
kukus lagi 20 menit sampai matang seluruhnya
dinginkan sebelum dipotong dan disajikan
iris dengan pisau yang tajam dan diolesi minyak

Monday, June 03, 2013

K L E P O N -original version-

duluuu, di kampus, gadis tercantik di angkatanku, potong rambut model bob tepat digaris rahang wajahnya yang bulat. pada hari yang sama di mengenakan baju hijau cerah. sahabatku sejak itu, menyebutnya 'klepon'. mungkin karena model rambut yang nyaris bulat dan warna hijau bajunya. ha ha ha ... untuk ukuran usia kami saat itu, sebutan itu sangat mengganggu karena penampilan masih jadi perhatian. padahal, kalau dipikir, selama dia memang bukan klepon, diamkan saja kan? kalau hari ini saya membuat klepon, tidak ada hubungan dengan kisah tadi. hanya saya pikir, sudah waktunya kita membanggakan dan memelihara warisan kuliner nenek moyang kita. walau pun  sebenarnya, klepon ini, tidak jelas lagi asal usulnya dan pemilik sebenarnya. di malaysia ada, di singapura ada dan di berbagai daerah indonesia punya klepon. 
resepnya dapet dari browsing dan lupa tidak dicatat. hanya mengingat resep dasarnya saja. sebab belakangan dibaca ternyata banyak klepon yang dikasih campuran kentang atau ubi kukus. yang warnanya menarik dan dengan umbi didalamnya, menjadi lebih lembut tidak hanya kenyal saat digigit. 

k l e p o n
bahan kulit :
250 gram tepung ketan
150 ml air hangat ( tambahkan bila perlu sampai adonan bisa dipulung )
 
isian :
100 gram gula merah disisir halus
 
lapisan :
200 gram kelapa agak muda diparut panjang dikasih sedikit garam dan dikukus sebentar

ambil sedikit adonan kulit, beri isi dan bulatkan sampai adonan habis
didihkan air didalam panci dan masukkan adonan 
kalau sudah mengambang berarti sudah matang
tiriskan dahulu baru digulingkan kedalam adonan parutan kelapa kukus
hidangkan
 

Saturday, June 01, 2013

american cheese risoles

sebenarnya, apa yang kita harapkan dari anak-anak berusia 6-7 tahun? wajah mudanya yang segar? sepasang matanya yang bening berbinar? keingintahuan yang besar? keaktifan dan kelincahannya? komentarnya yang spontan dan polos? kecerdasannya yang jujur? kalau memang itu semua yang kita harapkan pada anak anak kita dalam rentang usia semuda itu, mengapa beban pelajaran untuk anak anak di usia tersebut malah menghilangkan semua aspek kepolosan anak anak? mengapa mereka harus menulis berlembar lembar sementara main pasir adalah hal yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan baik fisik maupun mentalnya? mengapa anak anak sekarang kehilangan waktu untuk maen bola di lapangan berlumpur sambil berhujan hujan?  
well, okay, kita tidak bisa mengharapkan keadaan berubah kalau tidak berusaha mengubahnya dengan kekuatan dan harapan sendiri. jadi, berusahalah sebanyak mungkin memberikan hal hal yang seharusnya terjadi di masa kecil yang tidak akan terulang kembali ...
mendadak si papa suka sekali makan risoles terutama yang cheese seperti ini. awalnya males banget membayangkan harus membuat berlembar lembar kulit risoles, membuat isinya, mengisi dan melipatnya, memanir, dan menggorengnya. kelihatannya panjang prosedurnya sama banget dengan jarak antara taman nasional ujung kulon dan taman nasional meru betiri. tetapi akhirnya bisa juga membuatnya meski tidak menghilangkan keengganan untuk membuatnya. sebab, setelahnya, banyak sekali peralatan dapur yang harus dibersihkan. juga berdiri berjam jam saat mendadar :( baiklah, untuk kehadiran yang beberapa hari dalam saja, kubuatkan. 
eh, si papa kreatif banget dipamerin teman temannya di pabrik. meskipun semuanya, katanya, bilang kalau risoles itu enak, tidak sedikit pun membuatku tersanjung. mengapa? mereka memberikan pendapat yang tidak obyektif kok. mereka kan makan gratisan dan menjadi selingan diantara tumpukan pekerjaan dan lagi dimakan beramai ramai. suasananya tentu berbeda kalau mereka harus membuat sendiri atau membeli atau makan sendiri ....
 
enough talking then let's see this recipe :)

american cheese risoles
dari buku SEDAP 52 RESEP KREASI KUE KEJU
bahan kulit :
225 gram tepung terigu ( saya pakai cakra )
1/4 sendok teh garam ( saya tambahkan juga lada bubuk )
1 butir telur
1 kuning telur
575 ml susu cair
1 1/2 sendok makan mentega dilelehkan ( saya ganti dengan 3 sendok makan minyak goreng )
 
aduk seluruh bahan kulit sampai rata dan homogen. kalau perlu, disaring supaya mendapatkan adonan yang halus. 
kemudian dadar tipis tipis di wajan anti lengket dengan api kecil sampai seluruh bahan habis.
 
bahan isi :
4 butir telur rebus dipotong dadu
8 lembar smoked beef dipotong dadu
100 gram keju mozzarela diparut kasar
100 gram keju cheddar diparut
 
aduk seluruhnya sampai rata
 
 
bahan saus diaduk rata dan masukkan kedalam plastik segitiga :
150 gram mayonaise
2 sendok makan saus tomat
( saya tambahkan 2 sendok makan saus sambal extra pedas )
1 sendok teh susu kental manis ( saya skip karena tidak punya )

bahan pencelup dan pelapis :
3 butir telur dikocok lepas
200 gram tepung panir halus

penyelesaian :
ambil selembar dadar kemudian beri sesendok teh isi semprotkan saus kemudian dilipat dan digulung.
lakukan sampai seluruh dadar dan isi habis.
gulingkan risoles kedalam panir, telur, dan panir kembali
lakukan sampai seluruh risoles dibalut panir.
diamkan didalam lemari es sekitar 30 menit.
goreng dalam minyak panas dengan api kecil sampai kuning keemasan.
angkat dan sajikan hangat.