Saturday, October 09, 2010

singkong keju pandan : edited

kalau bikin kue dengan rasa tradisional, malah "laku keras". ini diselipi keju supaya ada kejutan diantaranya. enyak enyak enyak!
singkong keju pandan
bahan :
4 butir telur
200 gram gula pasir
1 sendok teh pasta pandan
150 ml minyak goreng
1000 gram singkong mentah diparut diperas sedikit airnya sekitar 50-75ml
beberapa lembar keju lembaran untuk lapisan
cara membuat :
siapkan loyang kotak atau bulat ukuran 20-22cm dengan dialas kertas tanpa diolesi apapun.
panaskan kukusan dan lapisi tutupnya dengan serbet bersih agar kue tidak terkena tetesan air.
gunakan api sedang saja agar permukaan kue menjadi rata.
kocok telur dan gula sampai mengembang putih dan kental. kemudian matikan mixernya.
masukkan minyak goreng dan pasta pandan sedikit sedikit sambil diaduk pelan.
tuang sedikit adonan telur kedalam parutan singkong dan diaduk rata.
kemudian masukkan campuran ini sedikit-sedikit kedalam adonan telur.
aduk rata seluruhnya.
tuang setengah adonan kedalam loyang dan kukus selama sekitar 10 menit.
buka kukusan dan susun keju lembaran. kukus 2-3 menit.
tuang sisa adonan dan kukus lagi seluruhnya sekitar 40 menit atau sampai matang.

puding tape ketan hijau : edited

untuk mbak ratri dan agnes yang kepengen resep puding ini. semoga cocok dengan selera. kalau sudah dicoba, kabar-kabari yah ...
enaaak ... segerrrr ...
puding tape ketan hijau
bahan :
350-400 gram tape ketan hijau siap beli ditiriskan tetapi jangan diperas
1 bungkus agar-agar bubuk putih - hijau juga boleh
200 ml santan instant kemasan tetra pak
200 ml air matang
200 gram gula pasir atau sesuai selera
1 sdt pasta vanila
cara membuat :
campur tape ketan hijau dengan santan instant dan sisihkan lebih dahulu.
aduk rata agar-agar bubuk dan gula pasir kemudian tuang air matang kemudian dimasak sampai mendidih sambil sesekali diaduk.
tuangkan campuran tape ketan dan santan kedalam adonan mendidih.
terus diaduk sampai mendidih kembali.
tunggu sesaat sampai uap panasnya hilang kemudian tuang kedalam cetakan.
hidangkan setelah beku.

Thursday, September 23, 2010

refreshing menu : PUDDING!

maksud hatiku mencontek multicolour sago jelly dari http://bakingmum.blogspot.com tetapi coba check sendiri deh. nggak mirip ya? prediksi amatiran : santannya terlalu kental jadinya mutiaranya nggak keliatan. hunting mutiara polos agak susah. adanya campur merah yang kalau direbus jadinya merah semua. lainkali dicoba lagi deh :(

Wednesday, September 01, 2010

brownies pisang cupcake a la SAJI

resepnya di SAJI terbaru yang terbit 1 September 2010. anehnya, kata resep seharusnya jadi 50 pieces. ternyata punyaku hanya jadi 28 buah saja. mungkin ukuran cetakannya berbeda ya. resepnya memang buanyak karena ini resep di rubrik peluang untuk dijual. meski ini tidak dijual dan tetap sesuai resep lha memang sedang perlu banyak untuk ta'jil buka bersama di sekolah ganteng. semoga pada doyan yah. ganteng malah hari ini tidak sekolah. badannya agak hangat terus hidungnya mampet. sementara waktu mudik sudah dekat. untuk menghemat tenaga dan pikiran, biar libur sekolah tetapi tetap puasa. ikut buka bersama besok sore. lha tumpuk undhung pisan. anakku sakit aku nggak bisa ke kantor dan si mbak kerjaan buanyak karena seharian kemarin masak untuk masjid, eh, lha stafku ikut sakit dan tidak bisa masuk :p

Friday, August 27, 2010

puding peach charlotte

sudah lama banget pengen bikin puding begini. dilapisi bolu gulung diseluruh dinding dan alasnya. tidak sempat kasih garnish sudah segera dibutuhkan untuk hadiah ulangtahun tetangga sebelah. semoga saja yang nerima suka ya :)

Wednesday, August 18, 2010

oseng-oseng mihun pedas

mustinya mi kuning basah. tapi dalam rangka pembersihan dapur dan penghematan, dimanfaatkan saja bahan yang ada. jadi namanya berubah oseng-oseng mihun. resep asli dari primarasa indonesia. hasil hunting pas pesta buku jakarta juli 2010 yang lalu. beli langsung 3 binder dengan harga sangat menarik. lumayan. di prima rasa kan tidak hanya resep tetapi ada "sekolah"nya.

bolu tiwul kukus

pengen maen sama kukusan. kemarin dikeluarin sebab masak nasi banyak. jadi mumpung keluar dari persembunyian, dipake lagi ajah. resepnya ini unik. namanya saja yang tiwul. semuanya terigu putih biasa. jadinya menul-menul. anakku yang buka puasa jam 10 pagi dapet angetnya. resepnya di kopi paste dibawah. layak dicoba. apalagi untuk lidah yang tetap jawa begini :)


Ingredients:
5 butir telur
300 gr terigu
150 gr gula merah/palm zucker
50 gr gula putih
200 cc santan
1 sdm ovalet
isiannya:
100 gr gula merah disisir halus(supaya gak tenggelam seperti punyaku..)
resep aslinya pake taburan kelapa parut(aku gak pake,bahan kebetulan gak ada di dapurku)
Directions:
kocok telur dengan 2 macam gula hingga hancur lalu masukkan ovaletnya kocok hingga kental,masukkan santan bregantian dengan terigu.
tuangkan 1/2 bagian adonan dalam loyang yang tengahnya ada lubangnya,lalu taburi gula merah sisir,tutup lagi dengan sisa adonan yang ada.
kukus selama 30 menit (sebelumnya dandand dipanaskan terlebih dahulu)


Monday, August 09, 2010

cake pandan lapis keju kukus

akhirnya berhasil membuat cake besar yang dikukus. selain cake bentuk hati untuk ultah hubby kemarin. enyak enyak enyak!

menjelang ramadhan

cake tape kismis bertabur keju
cake ketan hitam kukus
jauh memang dari apa yang dilakukan almarhumah nenek tetapi setidaknya aku berusaha. tak bagikan ke beberapa tetangga. bikin sendiri seharian. thank's to hubby yang seharian juga mengasuh ganteng pujaan hati sehingga acara mengukus dan memanggang jadi lancar :)

puding tape saus jeruk

entah dari kapan, tiba-tiba saya pengen kaya' nenek almarhumah. nenek dari mama saya. setiap kali menyambut ramadhan, pasti sibuk memasak makanan dan kue untuk dibagikan ke tetangga. sekitar 30-40 kotak. dimasak sendiri. padahal dulu saya sering menggerutu kalau disuruh membantu. memasukkan sejumput abon sapi dan melipat pinggiran pastel untuk kemudian digoreng. nenek almarhumah bisa membuat ukuran dan lipatan pastel menjadi seragam. selain itu, nenek membuat lemper isi ayam. masakannya, semakin sepuh nenek saya, semakin sedikit jenisnya dan belakangan sama persis menjelang tahun-tahun terakhir kehidupan beliau. mungkin karena beliau sudah mulai lelah mengerjakan sendiri atau sudah lupa dengan resep-resep jaman dulu.
ketika kemarin saya kembali ke mantan rumah nenek almarhumah, menjelang ramadhan sekian belas tahun setelah nenek wafat, mendadak saya merindukan suasana sibuk di dapur yang dilakukan nenek dulu. mendadak saya ingin bisa seperti nenek saya. memasak segala sesuatunya sendiri kemudian dibagikan kepada kerabat dan tetangga. saya tidak tahu berapa banyak dari cucu beliau yang mempunyai kenangan indah seperti saya. tetapi mengingat beberapa tahun saya tinggal dengan beberapa sepupu, rasanya hanya saya yang mengalami kenangan seperti itu bersama nenek.
memang selalu begitu ya. kita tidak pernah menghargai apa yang dimiliki sebelum kehilangan.
mbah, mugi-mugi Gusti Allah maringi suwarga kagem embah. amin.