Friday, February 20, 2015

BREAD with tangzhong method

 setelah beberapa kali membuat roti dan berganti ganti resep mulai yang biasa, yang tidak pakai diulen, yang banyak kuning telur, yang dicampur umbi umbian baik kentang atau ubi, saatnya mencoba roti dengan tangzhong atau water roux. keterangannya ada dibawah ini. dikopas dari satu website. dan salahsatu dari yang diterangkan itu yang dicoba dibuat. flour gelatinised dough.



 Bread Making Technique
There's so much to learn about in bread making.  Asians, very much prefer and enjoy softer and lighter breads. And that is why, they have all kinds of fermentation method to keep the bread stay soft and fluffy even after days. They are included as follow : water roux method, starter dough method, flour gelatinised method (which adapted to Alex Goh, a famous Malaysian Baker) and the glutinous flour gelatinised method  for heavier loaf like whole meal bread , multigrain bread.
Tangzhong Dough   ( Water Roux )湯種

Tangzhong bread making was developed by the Chinese for a softer and fluffy bread. TangZhong method was originated from Japan. The most amazing part is, the bread made with this method stays soft and fluffy even after a few days. Simply reheat the slice of bread/bun in the microwave for 10 to 15 seconds, you’ll have a warm, soft and fluffy bun on hand, just like it’s fresh out of the oven.
Basically, the TangZhong method is to mix 1 part of bread flour with 5 parts of water (by weight) at 65°C (149 °F) to form a paste/wet dough. At 65°C, the gluten in the bread flour and water mixture would absorb the moisture and become leavened. Thus, when the TangZhong is added into other ingredients of a bread dough, it will be heightened and produce fluffier bread

 Ingredients:
500ml  Boiling Water
100gm  Bread Flour

Method
Whisk together the water and the flour until the mixture is well blended and lump free.
Stir the mixture while it cooks over the medium heat to reach 65C/150F. It takes about 2-3 minutes., continue whisking until the mixture starts to thicken up and remove immediately from the heat.  If you are continually stirring, the mixture will start to have “lines ” (gluey and starchy) and then it is done
Transfer to a bowl  and keep in the fridge for at least 1 hour and after completely cool down you can start using it. Store the remaining starter in the refrigerator for up to 48hours, cover loosely with plastic wrap to prevent from drying
To use the starter, measure out the amount called for in a recipe and let it warm to room temperature.

To convert normal recipe to tangzhong method:
Usually take out about 11-12 percent from  the original recipe bread flour recipe to make Tangzhong and add water ratio of 1:5
This starter must be used within three days.



Flour Gelatinised method

Ingredients:
100g bread flour
70ml hot boiling water

Method
1.  Place  Bread flour in a mixing bowl.
2. .Add hot boiling water and mix with wooden spoon to form a rough dough..
3. Cover bowl with cling film and leave dough to cool in the fridge for at least 1 hour or up to 48 hours

To convert normal recipe to flour gelatinised method:
Usually take out  1/4 portion of the original bread flour recipe, then add about 70 per cent boiling water to this 1/4 portion.  


Glutinous Flour Gelatinized Method
This is similar to Flour Gelatinized method except glutinous rice flour is added. The bread made with this method has bigger air pockets suitable for heavy bread like whole meal or multigrain bread.

 Ingredients:
4 tbsp glutinous rice flour 糯米粉
6 tbsp water

3/4 cup bread flour

Method :
(1) combine glutinous rice flour and water, mix well.
(2) heat the mixture over low heat until thicken, off the heat immediately once the mixture started to thicken and keep stirring until it turns gluey and starchy.
(3) Stir in  Bread flour gradually and mix to form a dough.
(4) then leave to cool before adding into the main ingredients.

dari adonan yang sudah siap masuk oven ini, terlihat kan, nantinya akan jadi roti yang empuk dan berserat halus. resepnya dari http://nasilemaklover.blogspot.com  sayangnya saya lupa persisnya resep roti yang mana dari blog ini. asalnya saya googling dengan keyword "tangzhong bread" kemudian muncullah beraneka resep roti dengan metode tangzhong atau disebut juga water roux. kabarnya metode ini menghasilkan roti yang empuk dan cocok dengan lidah dan selera asia. yah, tentu saja, sebab metode ini berasal dari china. mungkin maksudnya komunitas china atau tionghoa. sebab asli indonesia kan tidak mengenal roti.
sayangnya api oven kurang merata sehingga hasilnya ada gelap terang. selama ini sudah dibersihkan rutin tapi kok ya belum bagus hasilnya. jadi diakalin adonan beberapa kali diputar supaya warna dan kematangannya merata.
ROTI MANIS
bahan untuk tangzhong :
100 gram tepung terigu protein tinggi
70 gram air mendidih
aduk keduanya sampai menjadi adonan kasar menggumpal kemudian bungkus rapat dengan plastik clingwrap dan simpan didalam kulkas minimal 12 jam sampai maksimal 48 jam

bahan membuat roti :
400 gram tepung terigu protein tinggi
80 gram gula pasir
20 gram susu bubuk
1 sendok makan ragi instant
170 gram air es
1 butir telur
60 gram butter
1 sendok teh garam

cara membuat versi saya :
aduk tepung terigu, gula pasir, susu bubuk, ragi instant sampai rata kemudian tambahkan air es dan telur sambil diulen ringan sampai menjadi adonan yang tidak lengket di wadah dan ditangan
tambahkan butter dan garam uleni sampai kalis elastis
bulatkan adonan dan diamkan sampai mengembang dua kali lipat
kempiskan adonan
timbang menjadi 50 gram masing masing bulatkan lagi
kempiskan lagi adonan dan beri isi sesuai selera
diamkan lagi sampai mengembang dua kali lipat
kemudian oles dengan susu cair dan panggang sampai matang
setelah matang, panas panas oleskan margarin 


note : berikut ada link ke berbagai website baik dari chinese blogger atau malah european atau american blogger yang menyukai roti rasa asia.

https://simplyafoodblog.wordpress.com/2012/11/05/revealing-the-ultimate-secret-to-softer-fluffier-bread-that-stays-fresh-for-days-part-1-my-universal-tangzhong-converting-formula/

https://simplyafoodblog.wordpress.com/2012/11/08/revealing-the-ultimate-secret-to-softer-fluffier-bread-that-stays-fresh-for-days-part-2-examples-of-recipes-conversion-tangzhong-whole-wheat-pull-apart-bread-learn-to-bake-in-clay-pot/


 http://iwannabakethistoday.com/2014/04/26/how-to-convert-a-normal-bread-recipe-to-one-using-tang-zhong-using-this-to-make-gai-mei-bao-as-a-test/


 http://kirbiecravings.com/2010/11/soft-and-fluffy-milk-toast-and-how-to-keep-bread-soft.html

 http://happyhomebaking.blogspot.com/2012/02/blog-post.html




 

BOLU TAPE

 ini bolu tape yang kebanyakan tape. rasanya lezat tetapi teksturnya menjadi terlalu padat. saking jarangnya memanggang cake, jadi lupa deh, berapa suhu yang tepat. ini jelas kepanasan sebab bagian permukaan cak emnjadi pecah pecah seperti kena gempa. kemudian bagian bawahnya menjadi terlalu gelap warnanya meskipun tidak sampai gosong sebab suhunya langsung diturunkan. resepnya ngarang ngarang dari berbagai resep dan pengalaman sebelumnya saja.
bolu tape 

bahan :
6 butir telur
200 gram gula pasir
250 gram tepung terigu
50 ml air
 1/2 sendok makan emulsifier
semua bahan diatas dikocok sampai mengembang putih kaku dan volumenya nyaris 3x lipat --- adonan seperti ini bisa didapat dengan mixer yang cukup kuat tetapi tidak perlu heavy duty mixer

200 gram margarin dilelehkan
400 gram tape dihaluskan
aduk kedua bahan diatas sampai rata kemudian tuang kedalam kocokan telur tadi

taburkan keju parut dan panggang sampai matang sekitar sejam dengan suhu 180 derajat menurut oven saya ya :D

homemade pizza


 akhirnyan bikin pizza. dengan segala kerepotannya. satu resep no knead bread yang sudah di posting sebelum ini, jadi 3 loyang pizza kira kira ukuran 22 - 24 cm. dipanggang setengah matang dulu, kemudian setelah dingin baru dikasih topping. bisa dibilang ini instant pizza. sebab tidak ad ayang dimasak kecuali kulit/roti pizza. sausnya beli botolan, sayuran dan keju tinggal dipotong dan disusun. i don't think i want to bake another pizza ... again.

 jauh jauh hari setelah pengen bikin pizza, beli deh buah zaitun kalengan yang berwarna hitam ini. rasanya gimana ya? hmm .. yah pokoknya melengkapi rasa pizza yang ada gurih asin dan asam sekaligus. lainkali icip zaitun yang warna hijau. eh, tapi bukan untuk pizza kali ya. salad mungkin. caesar salad.
saya kasih sosis keju. daging asap juga ada. bawang bombay. tomat. timunnya g sempat beli lagi. repot kan, musti beli beraneka bahan untuk satu makanan. perlunya hanya sedikit sedikit juga. kayanya kalau cuma pengen sepotong, beli saja :D
setelah smeua saus dan sayuran dan daging olahan disusun. oh, ya. sayangnya tak ada paprika merah hijau. pasti lebih enak seperti rasa super supreme pizza yang di warung pizza nge top itu ya.

Monday, February 02, 2015

a la PIZZA pull a part bread

 ini adalah versi lengkap dari percobaan kedua resep roti tanpa nguleni di posting sebelumya. niatnya menghabiskan bahan bahan yang memenuhi kulkas dan di lemari dapur. kapan sih habisnya ya, kok tetap saja edisi menghabiskan? yaaah, biasalah ibu ibu lupa daratan kaau di supermarket. entah karena produk baru pengen dicobain atau karena diskon besar. akhirnya penuh lagi deh. tapi tidak kok, mulai banyak berkurang isi dari kulkas atau lemari dapur. kalau pun ada memang digunakan setiap hari.


dan satu lagi 

 

di link yang pertama ada foto step by step yang dibuat oleh pemilik resep, resep warisan nenek memang g ada matinya ya :)
tuh, pori porinya rapat dan terlihat empuk kan? tidak seperti model roti belakangan ini yang kelihatan besar mengembang tetapi setelah digigit langsung kempes dan kadang terasa sedikit liat saat digigit. mari, bu, dicoba resepnya ya :)

SOFT and LIGHT BREAD 5 minutes knead

 akhir akhir ini anakku mau makan roti. yang isi cokelat terutama. selain roti, pizza dengan topping ayam atau jamur. sekali makan jumlahnya memang tidak banyak tetapi sudah mencukupi kebutuhan kalorinya kurasa. selain makan besar dengan sayur 3 kali sehari. sayangnya membuat roti membutuhkan tenaga yang cukup besar atau listrik yang besar. jadi pengen punya resep roti yang mudah dibuat dalam porsi yang sesuai untuk keluarga kecil.
 akhirnya dapat juga resep roti yang seperti kuharapkan. porsi yang sesuai dan cara pembuatannya yang mudah. terlihat dari foto hasilnya menggugah selera bukan? awalnya kudapat resep ini dari facebook kuliner terkenal dan terpercaya. tetapi tracking juga ke blog asli resepnya, www.mykitchenaddiction.com kemudian menjalar juga maen maen ke blog blog lain yang mempunyai resep yang sama. berikut resep yang diketik ulang dari facebook ibu jenny.
 LIGHT and SOFT BREAD 5 minutes knead

225 ml susu hangat
2 sendok teh
 diaduk rata, tutup serbet bersih, dan diamkan 5 menit.

1 telur dikocok lepas
50 gram butter dilelehkan
dicampur kemudian masukkan kedalam larutan
ragi

250 gram tepung terigu protein tinggi
185 gram tepung terigu protein sedang
1/2 sendok teh garam
diayak kemudian masukkan secara bertahap sambil diaduk dengan sendok kayu besar kedalam campuran larutan ragi dan telur

uleni sampai kalis tidak menempel lagi disisi sisi wadah, bulatkan kemudian diamkan dalam wadah lain yang sudah diolesi minyak sampai mengembang dua kali lipat

kempiskan kemudian bentuk dan diisi sesuai selera
 setelah selesai diisi, diamkan 10 menit, olesi dengan campuran telur dan susu, kemudian panggang
panas panas olesi dengan mentega atau margarin yang dilelehkan 
ini adalah isian lain. kalau yang diatas isi cokelat topping chocochips dan isian keju dengan topping keju parut, yang ini isiannya saus bolognaise, potongan daging asap, dan jamur diiris tipis, kemudian toppingnya saus tomat dan mayonaise, terakhir irisan keju mozzarela. yumm!!

milky cheesecake

 mau kasih resepnya kok g yakin ya. sebab saya sendiri tidak berhasil membuat selembut dan se spongy resep aslinya. penampilan di fotonya menyesatkan. tetapi tetap pengen upload sebab ini pelajaran berharga juga di dapur. wkwkwk ... creamcheese beli karena terpesona diskom kemudian g ada waktu untuk mengolahnya.

Sunday, January 04, 2015

BLACK FOREST


 black forest atau the black forest sebenarnya sebutan untuk hutan yang ada di southwestern germany sana. saking rapatnya pohon pohon disana, sehingga sinar matahari sulit menembus kerapatannya. dari foto foto di internet kelihatannya daerah disekitarnya sangat indah. masih asli. ada jembatan yang beratap dan berdinding melintasi sungai yang lebar dan jernih. hmm ... kapan ya, bisa sampai kesana ya?

inspirasi instant ini dari posting teman juga. mmebuat brownies dari adonan instant yang dijual dalam karton dan terdiri dari berbagai macam pilihan. dirumah ada dua kaleng manisan cherry, juga ada cherry merah yang bertangkai, sedikit sisa buttercream. jadi dengan membuat black forest ini sekaligus menghabiskan beberapa setok bahan makanan dan bahan kue sekaligus. tidak perlu dihias susah susah kalau black forest.meski instant, ternyata hasilnya enak dan spongy. habis dalam beberapa saat. jangan coba coba menghitung jumlah kalorinya! jelas banyak banget :D sambil mengulang nonton frozen nyam nyam nyam ...
 air manisan saya masak menjadi semacam vla dan dioleskan bergantian dengan buttercream. pakemnya sih pakai whipcream ya, jadi terasa lebih lembut dan ringan. tetapi buttercream ini juga nyaris sama. ditambah dengan vla segar manis dari air manisan, lengkap citarasanya. parut cokelat blok banyak banyak untuk menguatka rasa cokelatnya.
untuk mengimbangi lemak yang masuk, didampingi yoghurt plain dan lemon infused water satu liter yang harus dihabiskan sesegera mungkin. mengejar target 2 liter dalam 24 jam. oh ya, saya juga mulai berhati hati terhadap makanan sebab hasil test darah di lab saya tidak semuanya menggembirakan. beberapa hanya karena kebiasaan buruk. ternyata masih takut mati juga. apalagi menyusahkan. jadi segera kembali ke menu menu sehat.
lebih baik lagi kalau adonan ini dibagi menjadi 4 lapis sehingga setiap irisannya tidak terlalu tebal seperti punya saya ini. atau loyang yang lebih besar seperti 22 atau 24cm.
happy new year everyone :)

OLIEBOLLEN

 liat posting teman menggoreng oliebollen ini. kelihatannya cocok juga dengan suasananya. ada pula bahan bahannya. langsung deh dibuat. dan ternyata habis oleh ... si papa! entah karena enak atau kelaparan. tapi fun juga. liburan akhir tahun kan cukup panjang dan tidak merencanakan bepergian jauh jauh meskipun akhirnya pergi juga, tetapi tidak bisa disebut wisata sebab sebenarnya kami menengok rumah sendiri. leyeh leyeh nonton tivi dan nyemil :D

katanya kue ini biasanya hadir menjelang malam tahun baru di netherlands alias holland alias belanda sana. dijajakan di jalan jalan. umumnya hanya polosan kemudian dimakan dengan taburan gula halus saja. tetapi kemudian ada pilihan diberi kismis dan manisan cherry seperti yang kubuat. manisan cherry, kismis, dan potongan apel tepatnya. mirip dengan donat tetapi tanpa diuleni. saya contek resepnya dari http://v-recipes.blogspot.com

Saturday, December 13, 2014

ULTIMATE CHOCOLATE CAKE

 sedang suka makan cake cokelat. melupakan lingkar badan lingkar pinggang dan lingkaran lain yang tidak menyehatkan pikiran. selain one pot chocolate cake yang sering ada di malaysian blogs, yang biasanya dikukus, ternyata ada juga yang dipanggang dan resepnya made in bule gitu. rasanya hampir sama. mirip buttercake, padat, legit, sangat cokelat, tapi masih moist dan singkat kata lezat. sengaja browsing dengan keyword : one pot chocolate cake. saya suka baca dari blog sebab sering ada foto step by stepnya meskipun sederhana tapi amat sangat membantu.
 karena saya malas membuat frosting yang susah, sisa buttercream di kulkas dipake untuk menutup remahan cake selapis tipis sebelum disiram dengan cokelat. tidak dibuar berlapis juga. irisan cake bisa rapi kalau sebelumnya dimasukkan kedalam kulkas dulu. disantap keesokan hari lebih enak. rasa cokelatnya lebih keluar. aromanya juga. jadi kali ini tidak berbagi. dimakan sendiri sepotong demi sepotong. kadang jadi sarapan kadang jadi teman menghabiskan sore yang basah atau kalau langit siang mendung ...

Ultimate chocolate cake

(885 ratings)
By
Ingredients
  • 200g good quality dark chocolate, about 60% cocoa solids
  • 200g butter
  • 1 tbsp instant coffee granules
  • 85g self-raising flour
  • 85g plain flour
  • ¼ tsp bicarbonate of soda
  • 200g light muscovado sugar
  • 200g golden caster sugar
  • 25g cocoa powder
  • 3 medium eggs
  • 75ml buttermilk (5 tbsp)
  • grated chocolate or curls, to decorate

For the ganache

  • 200g good quality dark chocolate, as above
  • 284ml carton double cream (pouring type)
  • 2 tbsp golden caster sugar


Method

  1. Butter a 20cm round cake tin (7.5cm deep) and line the base. Preheat the oven to fan 140C/conventional 160C/ gas 3. Break 200g good quality dark chocolate in pieces into a medium, heavy-based pan. Cut 200g butter into pieces and tip in with the chocolate, then mix 1 tbsp instant coffee granules into 125ml cold water and pour into the pan. Warm through over a low heat just until everything is melted – don’t overheat. Or melt in the microwave on Medium for about 5 minutes, stirring half way through.
  2. While the chocolate is melting, mix 85g self-raising flour, 85g plain flour, ¼ bicarbonate of soda, 200g light muscovado sugar, 200g golden caster sugar and 25g cocoa powder in a big bowl, mixing with your hands to get rid of any lumps. Beat 3 medium eggs in a bowl and stir in 75ml (5 tbsp) buttermilk.
  3. Now pour the melted chocolate mixture and the egg mixture into the flour mixture, stirring just until everything is well blended and you have a smooth, quite runny consistency. Pour this into the tin and bake for 1 hour 25- 1 hour 30 minutes – if you push a skewer in the centre it should come out clean and the top should feel firm (don’t worry if it cracks a bit). Leave to cool in the tin (don’t worry if it dips slightly), then turn out onto a wire rack to cool completely.
  4. When the cake is cold, cut it horizontally into three. Make the ganache: chop 200g good quality dark chocolate into small pieces and tip into a bowl. Pour a 284ml carton of double cream into a pan, add 2 tbsp golden caster sugar, and heat until it is about to boil. Take off the heat and pour it over the chocolate. Stir until the chocolate has melted and the mixture is smooth.
  5. Sandwich the layers together with just a little of the ganache. Pour the rest over the cake letting it fall down the sides and smoothing to cover with a palette knife. Decorate with grated chocolate or a pile of chocolate curls. The cake keeps moist and gooey for 3-4 days.
Recipe from Good Food magazine, April 2004

BUNCIS goreng cabe garam

 ada teman di sekolah yang mencoba memasak menu yang pernah di makannya di satu restoran masakan cina. katanya enak renyah dan kelihatannya isinya g ada yang luar biasa. iseng iseng ikut browsing karena penasaran dengan tampilannya. satu hari jalan jalan ke semarang, mampir makan, eh ada menu buncis ini. lalu tak icip. oh, iya, ya, ternyata enak juga buncis dimasak seperti ini. jadi sepanjang jalan pulang, terbayang bayang rencana untuk mengeksekusi resep buncis ini. tetapi rencana tinggal rencana. setelah dua bulan berlalu, baru sekarang akhirnya terlaksana. kombinasi asin dan pedas juga gurih. enak juga sih ...
buncis goreng cabe garam

Bahan-bahan

Baby buncis250 gram
Tepung Terigu Protein Sedang100 gram
Tepung Maizena50 gram
Baking Powder1 sendok teh
Garam1 sendok teh
Bawang Putih1 sendok teh
Tepung Terigu Protein Sedang50 gram
Air es100 ml
Garam1 sendok teh
Margarin2 sendok makan
Bawang Putih8 siung
Cabai (Cabe) Merah3 buah
Daun Bawang2 batang
Garam1 sendok teh
Lada (Merica)1 sendok teh

Cara membuat

1
Buat campuran masing-masing untuk bahan pencelup dan pelapis.

2
Gulingkan buncis ke bahan pelapis, celup ke bahan pencelup, kemudian gulingkan lagi ke bahan pelapis. Goreng hingga kekuningan.

3
Panaskan margarin, tumis bawang putih yang sudah dicincang kasar, bersama cabai yang juga dicincang kasar hingga wangi. Tambahkan daun bawang cincang, garam, merica bubuk.

4
Siram bahan tumisan diatas gorengan buncis. Hidangkan!